Erosi (morfologi)
Erosi (biasa disimbolkan dengan ⊖) adalah salah satu dari dua operasi dasar dalam morfologi pengolahan citra. Operasi ini mempersempit (memperkecil) objek latar depan. Awalnya, operasi ini didefinisikan untuk citra biner, lalu dikembangkan untuk citra berderajat keabuan, kemudian untuk kekisi lengkap. Operasi erosi biasa menggunakan elemen penyusun sebagai acuan bentuk operasi.
![](http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/3/3a/Erosion.png/220px-Erosion.png)
Erosi biner
suntingBagian ini memerlukan pengembangan. Anda dapat membantu dengan mengembangkannya. (November 2020) |
Erosi citra biner A dengan elemen penyusun B didefinisikan sebagai berikut:
dengan Bz adalah pergeseran B oleh z, yaitu , dan .
Erosi A oleh B juga bisa dinyatakan sebagai .
Contoh penggunaan: Misalkan kita menerima faks berupa fotokopi gelap. Semuanya tampak seperti ditulis dengan pena yang bocor. Proses erosi akan menipiskan garis yang terlalu tebal sehingga menjadi garis tipis dan memunculkan lubang dalam huruf "o".
Erosi derajat keabuan
suntingBagian ini kosong. Anda bisa membantu dengan melengkapinya. |
Erosi pada kekisi lengkap
suntingBagian ini kosong. Anda bisa membantu dengan melengkapinya. |
Lihat pula
suntingDaftar pustaka
sunting- Jean Serra (1982). Image Analysis and Mathematical Morphology. ISBN 0-1263-7240-3.
- Jean Serra (1988). Image Analysis and Mathematical Morphology Volume 2: Theoretical Advances. ISBN 0-1263-7241-1.
- Edward R. Dougherty (1992). An Introduction to Morphological Image Processing. ISBN 0-8194-0845-X.
- Pierre Soille (2003). Morphological Image Analysis; Principles and Applications (edisi ke-2). ISBN 3-5406-5671-5.
- R. C. Gonzalez dan R. E. Woods (2002). Digital Image Processing (edisi ke-2). Upper Saddle River, NJ: Prentice Hall.