Pemilihan umum Wali Kota Bandung 2024

Pemilihan umum Wali Kota Bandung 2024 (selanjutnya disebut Pilkada Kota Bandung 2024) dilaksanakan pada 27 November 2024 untuk memilih Wali Kota Bandung periode 2025–2030.[2]

Pemilihan umum Wali Kota Bandung 2024
Sebelum
2029
27 November 2024
Pemilih terdaftar1.887.881
Kehadiran pemilih1.222.878 (64,78%)[1]
Kandidat
 
Calon Muhammad Farhan Haru Suandharu
Partai NasDem PKS
Wakil Erwin R. Dhani Wirianata
Suara rakyat 523.000 427.448
Persentase 44,64% 36,48%
 
Calon Arfi Rafnialdi Dandan Riza Wardana
Partai Golkar PDI-P
Wakil Yena Iskandar Ma'soem Arif Wijaya
Suara rakyat 137.672 83.498
Persentase 11,75% 7,13%
Peta persebaran suara
Peta hasil rekapitulasi di setiap kecamatan dan kelurahan
(Versi peta interaktif)
Wali Kota petahana
A. Koswara (Penjabat)

Birokrat

Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih

Muhammad Farhan dan Erwin
NasDem

Daftar pasangan calon berikut foto, logo partai pengusung, serta visi dan misi

Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Bandung tahun tersebut akan diselenggarakan setelah Pemilihan umum Presiden Indonesia 2024 (Pilpres) dan Pemilihan umum legislatif Indonesia 2024 (Pileg), bersamaan dengan seluruh Provinsi dan Kabupaten/Kota seluruh Indonesia.

Mantan Wali Kota Yana Mulyana tidak dapat mencalonkan diri kembali dalam Pemilihan umum Wali Kota Bandung 2024.

Syarat ambang batas pencalonan

sunting

Perolehan suara pada pemilihan umum legislatif 2024 di Kota Bandung terdapat 8 partai politik dengan jumlah 50 Kursi di DPRD Kota Bandung.[3] Aturan awalnya sesuai UU Pilkada, partai politik atau gabungan partai politik dapat mengajukan pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota jika memenuhi ambang batas 25% total suara sah atau 20% kursi di DPRD Kota Bandung, sekitar 10 kursi dari 50 kursi, hanya PKS yang dapat mengajukan pasangan calon tanpa melakukan kerjasama dengan partai politik lainnya karena mempunyai 11 kursi di DPRD Kota Bandung.

Namun pada 20 Agustus 2024, Mahkamah Konstitusi (MK) mengeluarkan keputusan MK No. 60/PUU-XXII/2024 dan keputusan MK No. 70/PUU-XXII/2024 yang mengabulkan sebagian gugatan yang diajukan Partai Buruh dan Partai Gelora terhadap UU Pilkada.[4] Putusan ini dituangkan pada PKPU Nomor 8 tahun 2024.[5] Pada keputusan tersebut menyatakan partai atau gabungan partai politik peserta Pemilu bisa mengajukan calon kepala daerah meski tidak punya kursi DPRD dengan ambang batas yang diatur sesuai syarat calon independen. DPT di Kota Bandung adalah sekitar 1,8 juta jiwa, sehingga menurut aturan tersebut, kabupaten/kota dengan jumlah penduduk yang termuat pada daftar pemilih tetap lebih dari 1.000.000 (satu juta) jiwa, Partai Politik Peserta Pemilu atau Gabungan Partai Politik Peserta Pemilu harus memeroleh suara sah paling sedikit 6,5% (enam setengah persen) di kabupaten/kota tersebut untuk mengajukan pasangan calon bupati/walikota dan wakil bupati/walikota.[6] Berdasarkan aturan tersebut dan mengikut hasil Pemilu 2024, ada 7 partai politik yang dapat mengusung calon sendiri tanpa harus berkoalisi, yaitu PKS (20,42%), Partai Gerindra (13,52%), Partai Golkar (12,04%), PDI-P (11,01%), Partai NasDem (9,51%), PKB (7,60%), dan Partai Demokrat (7,29%).

Berikut perolehan suara dan kursi DPRD Kota Bandung hasil Pemilu 2024.

No. Partai politik Perolehan suara Kursi DPRD    (2019)
1 PKB 110.805 7,60%
5 / 50
  3 kursi
2 Gerindra 197.241 13,52%
7 / 50
  1 kursi
3 PDI-P 160.656 11,01%
7 / 50
 
4 Golkar 175.600 12,04%
7 / 50
  1 kursi
5 NasDem 138.731 9,51%
6 / 50
  1 kursi
6 Buruh 14.720 1,01%
0 / 50
7 Gelora 21.802 1,49%
0 / 50
8 PKS 297.937 20,42%
11 / 50
  2 kursi
9 PKN 1.588 0,11%
0 / 50
10 Hanura 8.152 0,56%
0 / 50
11 Garuda 4.643 0,32%
0 / 50
12 PAN 64.242 4,40%
0 / 50
13 PBB 6.242 0,43%
0 / 50
14 Demokrat 106.374 7,29%
3 / 50
  2 kursi
15 PSI 86.771 5,95%
4 / 50
  1 kursi
16 Perindo 26.066 1,79%
0 / 50
17 PPP 26.728 1,83%
0 / 50
  1 kursi
24 Ummat 10.423 0,71%
0 / 50
Jumlah 1.458.721 100,00% 50

Pasangan Calon

sunting
 
Desain surat suara untuk pemilihan wali kota.

Dandan Riza Wardana–Arif Wijaya

sunting
 
Dandan Riza Wardana Arif Wijaya
Calon Walikota Calon Wakil Walikota
 
 
Kepala Dinas DPMPTSP Kota Bandung
(2010–2017)
Wiraswasta
Partai Pengusung
PDI-P Demokrat
Suara sah Pemilu Legislatif 2024
267.030 / 1.458.721 (18%)
Kursi DPRD Kota Bandung
10 / 50 (20%)
Visi
"Bandung Kota Jasa yang Agamis, Sejahtera, Inovatif, Kreatif, dan Kolaboratif yang Maju dan Berkelanjutan."

Haru Suandharu–Dhani Wirianata

sunting
 
Haru Suandharu Ridwan Dhani Wirianata
Calon Walikota Calon Wakil Walikota
 
 
Ketua Fraksi PKS DPRD Provinsi Jawa Barat
(2017–2019, 2019–2024)
Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra
Partai Pengusung
PKS Gerindra
Partai Pendukung
Perindo Ummat PBB
Suara sah Pemilu Legislatif 2024
537.909 / 1.458.721 (37%)
Kursi DPRD Kota Bandung
18 / 50 (36%)
Visi
"Bandung Kota Kreatif Dunia yang Maju, Agamis, Sejahtera, dan Berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045."

Farhan–Erwin

sunting
 
Muhammad Farhan Erwin
Calon Walikota Calon Wakil Walikota
 
 
Anggota DPR-RI
(2019–2024)
Anggota DPRD Kota Bandung
(2019–2024)
Partai Pengusung
NasDem PKB Gelora Buruh
Suara sah Pemilu Legislatif 2024
286.058 / 1.458.721 (20%)
Kursi DPRD Kota Bandung
11 / 50 (22%)
Visi
"Mewujudkan Kota Bandung yang Unggul, Terbuka, Amanah, Maju, dan Agamis melalui Pemerintahan yang Berorientasi Melayani serta Berkelanjutan dalam Mendukung Pembangunan Nasional."

Arfi Rafnialdi–Yena Iskandar Ma'soem

sunting
 
Arfi Rafnialdi Yena Iskandar Ma'soem
Calon Walikota Calon Wakil Walikota
 
 
Staf Wali Kota Bandung
(2013–2018)
Ketua Ikatan Apoteker Indonesia Kota Bandung
(2022–2026)
Partai Pengusung
Golkar PSI PAN Hanura Garuda
Suara sah Pemilu Legislatif 2024
339.408 / 1.458.721 (23%)
Kursi DPRD Kota Bandung
11 / 50 (22%)
Visi
"Mewujudkan Kota Bandung yang Nyaman, Inklusif, Maju, dan Berkelanjutan untuk Mendukung Kehidupan yang Berkualitas."

Survei

sunting

Beberapa survei pendahuluan menempatkan Atalia Praratya secara umum memimpin hasil survei. Namun karena ia mengundurkan diri, maka sebagian besar hasil survei dipimpin oleh Muhammad Farhan. Menurut survei Lembaga Survei Polsight pada 26 – 30 Juni 2024, keterpilihan masing-masing bakal calon adalah M. Farhan mendapatkan persentase elektabilitas yang paling tinggi dengan 28,67%, disusul Erwin 19,92%, Siti Muntamah 15,33%, Asep Mulyadi 12,08%, Sonny Salimi 10,08%, Arfi Rafnialdi 2,75%, Dandan Riza Wardana 2,58%, dan Ridwan Dhani Wirianata 1,00%.[7]

Berdasarkan survei dari Citra Publik Indonesia yang diumumkan pada Bulan Juni 2024, Atalia Praratya meraih elektabilitas 25,9%, disusul Muhammad Farhan 14,1%, Erwin 9,0%, Edwin Sandjaya 7,3%, Siti Muktamar 6,9%, Haru Suandharu 5,8%, Marshall 5,6%, Dandan Riza W 3,4%, Arfi Rafnialdi 2,4%, Andri Gunawan 1,6%, Sodik Mudjahid 1,8%, Yena Iskandar 1,0%, Asep Mulyadi 0,8%, dan Soni Solimi 0,5%.[8]

Sementara menurut survei yang diumumkan Instrat pada Bulan Juli 2024, M Farhan dan Siti M Oded memimpin dengan elektabilitas 10,5%, disusul Denny Chandra 9.50%, Erwin 9.25%, Arfi Rafnialdi 8,50%, Asep Mulyadi 6.50%, Ronal Surapraja 4.50%, Andri Rusmana 3.00%, Sonny Salimi 2.75%, Faisal Harris 2.25%, Dandan Riza Wardana 1.50%, Edwin Senjaya 1.50%, Yena Iskandar Ma'soem 1.25%, Juwanda 1.00%, Ridwan Dhani Wirianata 0.75%, Rizki Akbar Fatoni 0.50%, dan Marshall Chandra 0.25%[9]

Hasil resmi

sunting
s • b Hasil rekapitulasi resmi pemilihan umum Wali Kota Bandung 2024
Calon wali kota Calon wakil wali kota Suara %
Dandan Riza Wardana Arif Wijaya 83.498 7,13%
Haru Suandharu R. Dhani Wirianata 427.448 36,48%
Muhammad Farhan Erwin 523.000 44,64%
Arfi Rafnialdi Yena Iskandar Ma'soem 137.672 11,75%
Jumlah 1.171.618 100,00%
Suara sah 1.171.618 95,81%
Suara tidak sah 54.296 4,19%
Pemilih yang menggunakan hak pilih 1.222.878 64,78%
Pemilih yang tidak menggunakan hak pilih / golput 665.003 35,22%
Pemilih terdaftar 1.887.881 100,00%
Jumlah penduduk (perkiraan 2023)[10] 2.506.603
Sumber: Komisi Pemilihan Umum Kota Bandung[1]

Suara berdasarkan kecamatan

sunting

Berikut adalah rekapitulasi resmi hasil penghitungan perolehan suara yang bersumber dari situs resmi KPU Republik Indonesia, berdasarkan wilayah pemilihan:[1]

Suara menurut wilayah Total suara
Dandan Riza
Arif Wijaya
Haru Suandharu
Dhani Wirianata
M. Farhan
Erwin
Arfi Rafnialdi
Yena Ma'soem
Suara % Suara % Suara % Suara %
Andir 3.588 7,98% 15.271 33,94% 20.893 46,44% 5.238 11,64% 44.990
Antapani 2.546 6,66% 16.277 42,56% 15.928 41,65% 3.490 9,13% 38.241
Arcamanik 2.630 6,84% 14.942 38,86% 16.282 42,35% 4.594 11,95% 38.448
Astana Anyar 2.408 7,32% 10.461 31,78% 16.214 49,26% 3.830 11,64% 32.913
Babakan Ciparay 5.644 8,81% 18.754 29,26% 31.204 48,69% 8.490 13,25% 64.092
Bandung Kidul 1.918 6,67% 12.060 41,91% 10.838 37,66% 3.960 13,76% 28.776
Bandung Kulon 4.850 7,73% 19.508 31,09% 30.399 48,44% 7.998 12,74% 62.755
Bandung Wetan 988 8,15% 4.790 39,51% 5.201 42,91% 1.143 9,43% 12.122
Batununggal 4.594 8,25% 19.190 34,48% 24.779 44,52% 7.090 12,74% 55.653
Bojongloa Kaler 3.714 6,36% 17.306 29,65% 31.150 53,37% 6.192 10,61% 58.362
Bojongloa Kidul 2.819 6,99% 13.955 34,58% 19.004 47,10% 4.573 11,33% 40.351
Buahbatu 2.830 5,76% 17.492 35,60% 22.280 45,34% 6.533 13,30% 49.135
Cibeunying Kaler 2.967 8,95% 12.485 37,67% 13.646 41,17% 4.044 12,20% 33.142
Cibeunying Kidul 3.480 6,55% 21.655 40,73% 22.273 41,89% 5.761 10,84% 53.169
Cibiru 2.320 6,14% 17.226 45,58% 12.853 34,01% 5.395 14,27% 37.794
Cicendo 3.373 7,86% 15.537 36,18% 19.316 44,98% 4.714 10,98% 42.940
Cidadap 1.745 6,98% 9.499 37,98% 11.228 44,89% 2.541 10,16% 25.013
Cinambo 747 6,03% 5.046 40,76% 4.787 38,67% 1.800 14,54% 12.380
Coblong 4.217 7,95% 21.180 39,91% 21.218 39,98% 6.450 12,15% 53.065
Gedebage 1.157 5,73% 8.031 39,78% 8.472 41,97% 2.527 12,52% 20.187
Kiaracondong 3.937 6,26% 19.794 31,49% 32.468 51,64% 6.669 10,61% 62.868
Lengkong 2.835 9,19% 10.197 33,05% 14.368 46,57% 3.451 11,19% 30.851
Mandalajati 1.816 5,02% 16.409 45,32% 14.657 40,48% 3.326 9,19% 36.208
Panyileukan 1.095 5,47% 7.700 38,48% 8.492 42,44% 2.723 13,61% 20.010
Rancasari 2.479 6,08% 16.453 40,36% 17.311 42,46% 4.523 11,10% 40.766
Regol 2.900 7,85% 12.828 34,74% 17.036 46,13% 4.167 11,28% 36.931
Sukajadi 3.456 7,52% 16.061 34,95% 21.217 46,18% 5.214 11,35% 45.948
Sukasari 2.663 7,76% 12.734 37,12% 15.397 44,88% 3.510 10,23% 34.304
Sumur Bandung 1.394 8,88% 6.360 40,54% 6.233 39,73% 1.703 10,85% 15.690
Ujungberung 2.388 5,36% 18.247 40,99% 17.856 40,11% 6.023 13,53% 44.514
Total 83.498 7,13% 427.448 36,48% 523.000 44,64% 137.672 11,75% 1.171.618
Sumber: Situs resmi KPU[1]

Referensi

sunting